S.A.S Ponto putra Bolangitang
![]() |
| S.A S Ponto |
S.A.S Ponto atau Simon Anton Samidin Ponto lahir di Bolangitang (Bolaang Mongondow Utara) Sulawesi Utara pada 14 Desember 1902.
Putra pasangan Sinjo Ponto dan Matina Usup Lauma.
Melalui keputusan kerajaan No.99 tertanggal 13 September mendapat Ridder Orde van Oranje -Nassau( Ksatria Orde Oranje-Nassau) dari Ratu Belanda Wilhelmina.
Di tuturkan anak cucu keturunan S.A.S Ponto bahwa bahwa penghargaan tersebut diberikan karna jasanya memberantas hama tanaman kaktus liar di Makassar .Tanaman kaktus yang semula menjadi pagar di perkampungan di Makassar agar binatang buas tidak memasuki pekarangan, tumbuh menjadi tanaman liar yang tidak terkendali, menurut cerita S.A.S Ponto membasmi tanaman liar tersebut menggunakan kutu putih.S.A.S Ponto juga banyak menulis tentang hewan serangga diantaranya De teken oost van den indischen archipel , Papuana torrel.
S.A.S Ponto tugas di Landbouw ( Departemen Pertanian) Hindia Belanda tahun 1935 - 1946.
Lulus sekolah pertanian Middlebare Landbouwschool Buitenzorg ( Sekolah Menengah Pertanian Bogor ) 1922-1926,
Yang merupakan cikal bakal IPB (Institut Pertanian Bogor ).
Kala dinas di Landbouw Palu S.A.S Ponto bertemu kembali dengan rekan satu Almamater di Middelbare Landbouwschool Buitenzorg Alwi Abdul Jalil Habibie ayah Presiden ke 3 RI B.J Habibie yang juga bekerja di Landbouw Pare Pare.
Pada catatan Landbouw 7 Maret 1938 disebutkan bahwa S.A.S Ponto bisa berbahasa Melayu ,dan Bolangitang juga mengerti bahasa Kaili , Mongondow ,Gorontalo dan Sunda.
S .A.S Ponto wafa hari Kamis 17 November 1971 di RS.TNI AL Bendungan Hilir Jakarta Pusat Sekarang bernana RSAL MINTOHARJO.
Meninggalkan 6 orang putra - putri , 3 putra dan 3 putri dari istrinya Rd.Julaeha, dikebumikan di TPU Kebon Kopi Kota Bogor.

Komentar
Posting Komentar