Postingan

S.A.S Ponto putra Bolangitang

Gambar
  S.A S Ponto S.A.S Ponto  atau Simon Anton Samidin Ponto lahir di Bolangitang (Bolaang Mongondow Utara) Sulawesi Utara pada 14 Desember 1902. Putra pasangan Sinjo Ponto dan Matina Usup Lauma. Melalui keputusan kerajaan No.99 tertanggal 13 September mendapat Ridder Orde van Oranje -Nassau( Ksatria Orde Oranje-Nassau)  dari Ratu Belanda Wilhelmina. Menurut tutur cerita keluarga besar,S.A.S Ponto dibawa ke Bogor dari Bolangitang  untuk bersekolah pada usia sekitar 5 tahun oleh pamannya Philip Pontoh ( kakay Lati ) dan ditempatkan di asrama Don Bosco Bogor . Adapun catatan riwayat pendidikan S.A.S Ponto oleh Landbouw ( Departemen Pertanian) Hindia Belanda : 1. H.I..S : Hollandsch-Inlandsche School, yaitu sekolah rendah atau setingkat Sekolah Dasar (SD) di Kotamobagu-Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.  2.M.U.L.O : Meer Uitgebreid Lager Onderwijs, sebuah sekolah tingkat lanjutan pertama pada masa pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia.1918 - 1922 di Tondano - Mi...

Jejak kolonial Inggris di Sulawesi Utara

Gambar
  Peta Sulawesi   Awal bulan Maret 1797 kapal kapal Inggris yakni Resistance dibawah komandan Captain  Edward Pakenkam dan HMS Orpheus dibawah komandan Captain Henry Newcombe tiba di Manado. Residen Belanda di Menado George Frederik  Durr tanggal 4 Maret 1797 menyerahkan Manado kepada Captain Edward Pakenkam. " Di bawah bendera Engres" demikian narasi pada kontrak Raja Bolangitang Salomon Ponto atau lebih populer disebut Raja Salmon Muda Ponto  ( Pontoh ). Pada April 1811 Raja Bolangitang Salomon Ponto beserta Bobato ( perangkat kerajaan ) membuat kontrak dihadapan Charles Forbes residen Inggris di Manado , tepatnya di benteng Niew Amsterdam. Kontrak Raja Salomon Ponto (1)  "Semua kontrak apa sudah bawa dan terkunci     diantara Companie akan tiada lagi terangkat dan memegang itu ....melainkan kami terjunjung dibawah bendera Engres" Demikian sebahagian narasi pada kontrak bertarik April 1811 tersebut. Kontrak dengan kolonial Inggris ini ...

Raja Bolangitang Bonji Ponto-Pontoh

Gambar
  Pengganti Raja Suit Ponto adalah Bonji Ponto, mulai memerintah Bolaang-Itang tahun 1887. Sampai tahun 1893 dinyatakan Raja Bonji belum dikonfirmasi. la telah meneken kontrak dengan Residen Manado Eeltje Jelles Jellesma 12 September 1895 dan tambahan kontrak 25 Juli 1897. Kontrak terakhir yang ditekennya 26 Maret 1901. Raja Bonji terkenal sebagai pembaharu dengan membangun Komalig (istana) dan masjid. Sebuah sekolah didirikan pula dengan dipimpin guru N.L.Ponto. Lama memerintah, ia minta berhenti karena usia tua dan sakit. Resminya ia diberhentikan dengan hormat, berdasar beslit gubernemen 18 September 1906 nomor 10. Dengan beslit 18 September 1906 itu telah diangkat Philip Ponto menjadi pejabat Raja Bolaang-Itang dengan sebutan President Raja. Namun, catatan lain menyebut Sinjo Ponto,anak Bondji Ponto yang menjabat Jogugu diangkat sebagai President Raja menjalankan pemerintahan Bolaang-Itang utuk sementara waktu setelah Bondji Ponto mengundurkan diri. Pembangunan jem...

Lokombanua II ( Raja Ponto.)

Gambar
Pendiri kerajaan Siau tahun 1510 Catatan tradisi  mengatakan Di Katutungan ( sekarang bernama Paseng ) ,ia memproklamirkan dirinya sebagai Kulano pengganti Pahawonsuluge, mendiang ayahnya. Lalu dikumpulkannya seluruh kulano-kulano yang ada di pulau Siau dalam suatu musyawarah mufakat. Melalui musyawarah itu seluruh kulano bersepakat membentuk Kedatuan Siau yang dipimpin oleh seorang Datu (Raja). Mereka bermufakat mengangkat Lokongbanua II sebagai Datu. Jadilah Kedatuan Siau yang dimulai pada tahun 1510. Sejarawan Sangihe Jupiter Makasangkil II mengatakan Raja Ponto yang dimaksud dalam catatan Pigafetta ( seorang ilmuwan dan penjelajah Venesia yang lahir di Vicenza, Italia).  Adalah Pontoulune atau Lokombanua II. Ia ( Pigafetta ) melakukan perjalanan bersama penjelajah Portugis ,Ferdinand Magellan perjalan pertama mengelilingi dunia. Perjalanan pertama mengelilingi dunia dipimpin oleh Ferdinand Magellan dan diselesaikan oleh Juan Sebastián Elcano bersama juru mudi Enri...

S.A.S Ponto Utusan Republik Indonesia

Gambar
  S.A.S. Ponto, Tokoh Pertanian dan Ilmuwan Asal Sulawesi Utara yang Patut Dikenang, Iftiqar S.A  Ponto Ajak Generasi Muda Teladani Jejak Pengabdian Jakarta —  Sejarawan Sulawesi Utara,  Iftiqar S.A. Ponto, mengajak masyarakat untuk kembali mengenang jasa dan pengabdian almarhum S.A.S. Ponto, tokoh asal Bolangitang yang telah memberikan kontribusi penting di bidang pertanian, pangan, dan ilmu biologi pada masa Hindia Belanda hingga awal kemerdekaan Indonesia. S.A.S. Ponto merupakan putra dari pasangan Sinjo Ponto dan Matina Lauma. Ia lahir di Bolangitang, Sulawesi Utara, pada 14 Desember 1902. Ayahnya, Sinjo Ponto, merupakan Presiden Raja Kerajaan Bolangitang sekaligus putra Raja Bolangitang, Bonji Ponto. Sejak muda, S.A.S. Ponto menempuh pendidikan di Middelbare Landbouw School Buitenzorg, sekolah menengah pertanian yang didirikan pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Latar belakang pendidikan tersebut mengantarkannya menjadi salah satu tokoh yang berkiprah dal...

Sejarawan Sulawesi Utara bicara Cagar Budaya

Gambar
 Sejarawan Sulawesi Utara bicara Cagar Budaya.  Cagar budaya berfungsi sebagai warisan fisik yang melestarikan sejarah dan jati diri bangsa. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010, cagar budaya memiliki dua fungsi utama, yakni fungsi pelestarian (perlindungan dan pemeliharaan) dan fungsi pemanfaatan yang meliputi aspek edukasi, agama, ilmu pengetahuan, kebudayaan, hingga pariwisata.Sejarawan Iftiqar S.A.Ponto menghimbau pemerintah menyederhanakan  proses cagar budaya nasional karna adanya  peraturan yang pada prosesnya  menuntut bahwa keberadaan situs cagar budaya harus memiliki sertifikat atau ijin dari pemilik tanah di tempat situs cagar budaya berada , harus diberikan solusinya apabila di tempat situs cagar budaya belum memiliki surat ranah  atau ijin dari pemiliknya ujar beliau.Dan juga beliau menghimbau agar proses menjadi cagar budaya di sepakati dan dilakukan penyederhanaan dalam proses pengumpulan data bagi kepentingan situs csgat budaya nasi...

Raja Ali Padir Ponto ( Pade )

Gambar
Raja Bolangitang Ali Padir Ponto  Pade Ponto Perjanjian 24 Januari 1858   BOLANG ITANG. (ACTEN VAN VERBAND EN VAN BEVESTIGING.) ACTE VAN VERBAND van ALI PADIR Ponto, radja van Bolang Itang. Ik ALI PADIR Ponto, radja van Bolang Itang, beloof plegtiglijk: 1. het Nederlandsch-Indisch Gouvernement als mijnen opperheer en de door hetzelve over mij gestelde magten als mijne overheid, allen verschuldigden eerbied, gehoor- zaamheid en hulp te bewijzen; 2. de contracten tusschen mijnen voorganger met het Nederlandsch-Indiseh Gouvernement gesloten, onder dag- teekening van 24 Augustus 1857 en 19 September l859, goedgekeurd en bekrachtigd bij gouvernements-besluiten dd. 24 Jan I858, n°. 48, en 4 Januarij 1860, n°. 8 getrouwelik na te komen; en wel in het bijzonder: 5 3. het welzijn des volks te bevorderen; 4. met regtvaardigheid te regeren ; net mijne naburen den vrede te handhaven; 6. den zeeroof te beletten; 7. den slavenhandel te beletten; 8. den laudbouw te Leschermen; 9. de nijverhe...